Cara Restore Komputer Menggunakan Pre-Installed Recovery Options

Masih ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan restore komputer, salah satunya yaitu dengan menggunakan Pre-Installed Recovery Options seperti yang akan kita bahas kali ini. Cara ini dipergunakan sebagai alternatif jika Anda tidak mempunyai software Windows atau System Repair Disc yang Anda buat sendiri. Penasaran bagaimana cara kerjanya?

Berikut ini akan kami berikan langkah-langkah cara restore komputer menggunakan Pre-Installed Recovery Options :

1. Restart komputer Anda.

2. Kemudian lakukan seperti ini:

· Jika komputer Anda hanya memiliki satu sistem operasi yang terinstal, tahan tombol F8. Ingat, Anda harus menekan tombol F8 sebelum logo Windows muncul.

· Jika komputer Anda memiliki lebih dari satu sistem operasi yang terinstal, pilih sistem operasi yang ingin dijalankan, lalu tekan tombol F8.

3. Di Advanced Boot Options yang tampil di layar, gunakan tanda anak panah untuk memilih Repair your computer, lalu tekan Enter.

4. Pilih Keyword layout, lalu tekan Next.

5. Seleksi User name, lalu ketikkan password, dan klik OK.

6. Di menu System Recovery Option, klik System Image Recovery, dan ikuti instruksi selanjutnya hingga selesai.

Nah, itulah langkah-langkah sederhana cara Restore Komputer Menggunakan Pre-Installed Recovery Options yang bisa Anda praktikkan sendiri di rumah.

Cara Restore Komputer Menggunakan Recovery Control Panel

Apabila komputer Anda masih bisa bekerja dan Anda dapat mengakses Control Panel, maka sangat dimungkinkan Anda melakukan restore komputer saat itu juga. Cara ini nantinya juga bisa digunakan untuk melakukan restore di komputer yang berbeda melalui System Image Backup yang ikut tersimpan dalam proses ini.

Adapun cara restore komputer adalah sebagaimana yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Klik tombol Start > Control Panel.

2. Di jendela yang tampil, tepatnya pada opsi System and Security, pilih Back up your computer.

3. Kemudian pilih Recover system settings or your computer.

4. Tahap berikutnya, pilih Advanced recovery methods.

5. Selanjutnya pilih opsi Use a system image you created earlier to recover your computer

6. Sebelum melanjutkan recovery, Anda dianjurkan untuk melakukan back up file terlebih dahulu, seperti documents, pictures, dan musik ke dalam hard disk, DVD, CD, atau flash disk, dengan menekan Back up Now.

7. Lanjutkan proses back up file pada kotak dialog Set up Backup yang muncul hingga selesai.

8. Setelah selesai, restart komputer Anda, dengan menekan Restart.

9. Tunggu proses recovery komputer akhir ini hingga selesai.

Dengan menggunakan cara yang sudah dijelaskan di atas, selain komputer Anda bisa kembali seperti semula (restore komputer), Anda juga memiliki System Image Backup yang dapat Anda pergunakan lain waktu untuk memperbaiki komputer Anda sendiri atau komputer yang berbeda.

Menonaktifkan / Mengaktifkan Jadwal Backup Otomatis Windows 7

Jadwal back up otomatis Windows 7 yang sudah Anda buat sebelumnya, dapat Anda nonaktifkan sementara waktu jika diperlukan, begitu pula dengan sebaliknya. Adapun cara menonaktifkan jadwal backup otomatis Windows 7 adalah sebagaimana penjelasan di bawah ini.

1. Klik tombol Start, dilanjutkan dengan memilih Control Panel.

2. Di jendela yang muncul, tepatnya pada opsi System and Security, pilih Back up your computer.

3. Berikutnya, tekan Turn On Schedule seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

4. Sementara jika suatu saat nanti Anda ingin mengaktifkan jadwal back up Windows 7 otomatis kembali, cukup dengan memilih Turn off schedule.

Nah, ternyata mengatur jadwal backup otomatis Windows 7 itu mudah, bukan?

Cara Backup System Windows 7 dan Backup Hardisk dengan Membuat System Image

Backup System Windows 7 dan backup hardisk dengan membuat System Image, apa itu maksudnya? Jadi, Windows 7 memungkinkan kita untuk melakukan backup system Windows beserta backup hardisk yang hasilnya nanti berupa sebuah system image. System image sendiri adalah salinan drive yang diperlukan untuk menjalankan Windows beserta salinan data hard drive yang kita pilih. System image ini nantinya dapat Anda pergunakan untuk mengembalikan komputer Anda (restore komputer) seperti kondisi semula, jika sewaktu-waktu hard drive (hardisk) atau komputer Anda tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hebatnya lagi, cara ini tanpa menggunakan bantuan software System Windows apapun.

Begitu pentingnya fungsi system image ini, maka ada baiknya Anda memilikinya dengan cara menyimpannya ke dalam CD/DVD. Bagaimana caranya? Agar lebih mudah, silahkan mengikuti langkah-langkah cara backup system Windows 7 dan backup hardisk dengan membuat System Image berikut ini

1. Masukkan CD/DVD kosong ke dalam CD/DVD Drive.

2. Klik tombol Start, kemudian pilih Control Panel.

3. Di jendela yang muncul, tepatnya pada opsi System and Security, pilih Back up your computer.

4. Di jendela yang berikutnya, pilih opsi Create a system repair disc seperti gambar ini.

5. Di kotak dialog yang muncul akan ada 3 opsi yang bisa Anda pilih sebagai lokasi/media penyimpanan, namun sangat dianjurkan bila Anda memilih opsi kedua, yakni On one or more DVDs, lalu tekan Next.

6. Selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih salah satu atau semua hard drive yang akan di backup bersama dengan system image, lalu tekan Next.

7. Selanjutnya akan muncul konfirmasi mengenai hard drive yang akan di backup seperti yang sudah Anda pilih sebelumnya termasuk Hard Drive C (System Windows), setelah itu tekan Start Backup.

8. Terakhir, tunggu hingga proses penyimpanan selesai.

Dari proses yang sudah kita lihat bersama, kelebihan dari “Cara Backup System Windows 7 dan Backup Hardisk dengan Membuat System Image” ini dibandingkan dengan “Cara Backup System Windows 7 dengan Membuat System Repair Disc“ seperti yang sudah dibahas sebelumnya adalah kita bisa menyimpan system Windows bersamaan dengan data hardisk.

LinkWithin